Posted in 1 tahun

The famous drg. Nila Alya Maulidina

Dingdingdongdong… Another cerita tentang dokter gigi hihi..
Jadi terakhir aku ceritaΒ  di sini selanjutnya follow up-nya gak ada.. Aku gak berhasil menemukan tooth mousse. DI RSPInya sendiri gak ada, di apotik2 besar gak ada..

Sampai akhirnya temanku bilang, “coba di online deh Ay, kan banyak” o-ow.. gak kepikiran beli online sama sekali hihi.. Tapi ya entah kenapa gak dilakuin juga.. Lalu suatu ketika lihat bagian atas gigi depannya Anelka ada titik seperti bolong.. Waduh! It’s getting serious.. Jadi aja aku beneran deh mau cari itu tooth mousse ada di mana..

Lagi browsing2, ketemu blog orang yang cerita tentang keluhan gigi anaknya, lagi2 pasiennya drg. Alya.. Ih jadi penasaran, kok ibu2 di blog, forum dan milis segitunya yaa rekomen beliau ini.. Dan di Smile center tempat beliau praktek juga jual tooth mousse.. Kucoba telfon ke Smile Center.. Dan kaget aja dong, telfon dari Januari untuk appointment di weekend baru ada jadwal kosong bulan Mei hihi.. AKhirnya aku ambil weekdays.. Febuari dapetnya, not bad.

***

This slideshow requires JavaScript.


What a nice small cozy place.
Diminta tunggu sebentar, tentu aja Anelka gak keberatan. Mainannya buanyak, plus buku2 seru untuk dibaca. Begitu dokter Alya sudah selesai dengan pasien sebelumnya, kami naik ke atas lantai 2 untuk mulai diperiksa.

Masuk ke ruangan, wah ternyata mainannya juga buanyaaaak.. Ada layar film kecil segala di atas kursi periksa. Mungkin untuk distraksi, tapi sebenarnya aku kurang suka pengalihan hehe.. Anelka udah tau mau diperiksa giginya, ya let’s go ayo periksa gigi hehe.. Aku sukanya strict to the plan dan Anelka juga belajar hal itu..

Ngobrol sama drg.Alya, beliau luar biasa ramah.. Selalu bicara menggunakan tone lembut dan tersenyum πŸ™‚ Aku cerita history Anelka dan giginya.. Mulai dari awal kenalin sikat gigi, sempet absen bersihin gigi Anelka, pernah jatuh dan giginya patah, sudah pernah ke dokter gigi sebelumnya, kebiasaan menggosok gigi, dan titik bolong di gigi serta noda kecoklatan di gigi depan Anelka. Ngobrol panjang lebar, dokter lalu periksa giginya Anelka.

WP_20140213_11_17_58_Pro
ahhh tentu aja Anelka gak setenang waktu periksa gigi dulu pertama kali.. Karena dia lagi asik maiinn hehe.. Setelah periksa yang cuma sebentar itu, Anelka balik main lagi dan aku sama mas Anvid ngobrol lagi sama dokternya.

Anelka Hipoplasia!
Errr gak nyakin gimana nulisnya dan apa definisinya (silahkan googling) yang pasti 2 gigi depan Anelka itu ada kelainan. Gak punya email.. Dokter tanya apakah aku pernah sakit ketika hamil?
Hipoplasia ini bisa karena ketika terjadi pembentukan gigi sewaktu di rahim, aku sakit.. Atau ada gen, atau yaa it just happen. Aku gak ingat sama sekali kalo pernah sakit. Mas Anvid juga gak ingat aku pernah sakit.. Well anyway, karena sebelumnya sudah pernah ke dokter gigi, drg.Alya agak kaget kalau di dokter sebelumnya Anelka gak dibilang apa2.

Ini bukan kasus gawat darurat juga. Dan gak akan jadi parah yang gimana2 kalau gak ada tindakan.. Cuma, analogikan gigi kita yang punya email sebagai pelindung dan yang gak ada pelindungnya. Tentu aja lebih baik yang berpelindung kaan? Apalagi gigi Anelka patah sehingga ada jaringan terbuka yang menyebabkan mudah sekali untuk merasa ngilu kalau makan es krim misalnya. Itu contoh gampangnya. Jadi solusinya adalah, pakai crown! Aku gak kebayang anak 2 tahun bisa dipakaikan crown juga πŸ™‚

Hipoplasia jadi jawaban atas bertanya2nya aku kenapa gigi depannya Anelka coklat2.. Kupikir karena sempat lalai gak nyikatin Anelka berapa bulan waktu masih di bawah setahun dulu.. Dengan ramahnya drg.Alya bilang
“Ibu jangan merasa bersalah yaa, ini bukan karena ibu gak sikat giginya kok. Dengan ada kelainan, tapi giginya Anelka masih bagus begitu aja udah bagus banget Bu… Ibu udah merawat giginya dengan baik banget…”
πŸ™‚ Baik banget yaaa dokternya..
Gigi2 lainnya bagus sehat dan kuat.. Anelka gak ngedot, gak terlalu suka coklat, udah disapih juga sehingga gak nyusu malam, dan udah sikat gigi dengan benar. Setelah sarapan dan sebelum tidur.

drg.Alya juga kasih tau cara sikat gigi yang benar.
jadiii sikat gigi itu harus 2 menit ya ibu2 πŸ™‚ Akupuuunn baru tahu dan salah juga ternyata selama ini hihi.. Lalu sikatnya itu memutar dari ujung sampai ujung gigi, lalu buka mulut, sikat atas geraham dan gigi lain maju mundur, lalu terakhir sikat sisi dalam2 gigi keluar.. Kebayang gak? aaaah mestinya kuvideoin yaa hihi.. Tapi bener lhoo kulakuin dan emang terasa jauuhh lebih bersih..

WP_20140213_11_45_23_Pro
ini waktu lagi contohin cara sikat gigi dan Anelka ikutan nyikatin zebra hihi

Sekarang kalau sikatin Anelka aku pakai timer.
Timer yang buat baking itu jadi kalau udah 2 menit dia bunyi “kriiing” hihi..

Terus aku tanya mengenai fluoride.
Kenapa sih kok anak2 katanya sebaiknya pakai pasta gigi non fluoride?
(aku tanya ini karena teman baikku bertanya hal yang sama ke aku ketika aku habis kunjungan ke dokter gigi Anelka pertama kali dan diminta beli pasta gigi non fluor. Padahal temanku ini waktu kecil justru disuruh dokternya makan suplemen fluor).

Jawabannya panjang. Jadi initinyaa, ada semacam miss understanding di sini. Kebanyakan kan kita bacanya jurnal2 dari Amerika. Baca rekomendasi apa2 dari website Amerika, jadi sebenernya keadaannya gak relevan hehe..
Jadi, jaman dulu itu kan ada isu seputar fluor ini. Bahwa kita kekurangan zat ini dan sebenarnya tubuh kita punya batas yang harus dipenuhi perharinya. Sehingga di Amerika itu apa2 dikasih fluor. Airnya mengandung fluor, makannya, apa2 fluor sehingga jadi kelebihan. Nah, konsumsi berlebihan itu juga gak baik.. karena bisa menyebabkan tulang keropos. Sehingga dibuatlah pasta gigi non fluoride. Biar anak2 mereka gak kelebihan fluor juga.. Dan karena kita bacaannya berasal dari sana, mulai deh ikutan pakai pasta gigi ituuu.. Masuk sini deh barangnya.. A
Aku beli di Mothercare hihi.. Dokter gigi yang dulu menyarankan pakai merk lokal aja yang banyak dijual dimana2 gampang carinya. Tapi dengan cerita di atas tadi yaa berarti sebenrnya pasta gigi merk lokal itu iseng aja yaa ikutan bikin karena demandnya ada mungkin. Padahal ya gak sesuai dengan kondisi di Indonesia yang justru perlu fluor hihi..

Aku tuh juga bingung sebenarnya ingat jinggle iklan jaman dulu ini..
“aku gigi, mulut rumahku.. agar sehat dan kuat, aku harus disikat, setiap hari.. Sehabis makan dan sebelum tidur, dengan pasta gigi ber-Fluoride.. makan-makanan bergizi.. dan setiap 6 bulan sekali jangan lupa ke dokter gigi.. Sehat selalu, senang rasanya!”
kok pasta giginya berfluoride.. yang bener yang mana iniiii.. Ternyata begitu ceritanyaaa hihi..

Ah banyak sekali deh yang didiskusikan sama dokter Alya. Sejam lebih sedikit lah baru keluar ruangannya.. Padahal periksa giginya gak sampai 5 menit hihi.. i like this doctor.

Oiya, pesannya lagiii..
Sebaiknya, yang sikatin gigi anak gak anaknya sendiri.. Bisa orangtua atau mbaknya atau siapapun yang pegang, dan gak pakai sikat gigi anak hehe.. Jadi aku juga baru tau ada yang namanya Parents Brush.. Kepalanya kecil, gagangnya panjaaang, bulunya halus dan menyebar dengan baik. Tapi kata drg.Alya gak harus beli merk khusus. Yang murah2 juga banyak.. Tapi di Smile Center ada, jadi aku sekalian beli.
WP_20140213_12_01_22_Pro

drg.Alya ini apresiatif banget. Liat Anelka jatuh langsung bangun lagi, liat Anelka beresin mainan yang abis dimainin, liat Anelka main sendiri, semua dipuji dan diapresiasi. Katanya lagi, Anelka ini keliatannya mandiri, sudah biasa ngerasa nggak nyaman, gak dimanjain dan gak diprotect banget2, jadi semoga pemasangan crown nya akan berjalan dengan baik. Amin.

Masang crownnya di pertemuan selanjutnya. Aku pengennya langsung tapi dokternya maunya Anelka gak dipaksa. Pertemuan pertama ini biarlah dia main2 dulu hihi..
Well, I have a secret!
Ternyataaaaaa drg.Alya praktek juga loh di KMC! Dokternya sendiri bilang di sana sepi karena banyak yang belum tahu hihi.. Tapi hanya hari Selasa jam 4-7sore.. Ahhh tau giniiii hihi.. Nanti pasang crownnya di KMC. The sooner the better i think.

Okay, sekian dongeng panjang di siang iniiii..
Ayo ke dokter gigi! πŸ™‚

The Smile Center
Rukan Royal Palace Blok B no37
Jl.Prof Dr.Soepomo, SH no.178A
0218314973
0218314975

Posted in 1 tahun

First Timer!

Waktu itu tanya ke drEndah, kira2 kapan sih sebaiknya Anelka ke dokter gigi?
Lalu beliau bilang, ke dokter gigi pertama kali sebaiknya paling telat umur 2 tahun..

Sebenernya sih yaa balik lagi ke orangtuanya yaaa.. Soalnya kunjungan pertama ini kan sebenarnya ‘hanya’ melihat gimana yaa si gigi ini tumbuh.. Gimana yaa perawatan yang benar.. Gimana yaaaa.. Gimanaaaa? Hehe..

Lalu sebagai ibu2 ribet, saya cari2 deh rekomendasi drg anak. Akhirnya pilihan saya ke drgSuzanty di RSPI. Kaget juga, ternyata daftar tunggnya panjaaaaang.. Dan dengar2 memang banyak dokter gigi anak yang punya daftar tunggu berbulan2.. Bahkan ada yang available nanti, Maret 2014! Haha

Pertama ketemu, aku ngobrol sedikit sama dokternya.. Anelka langsung jalan ke rak boneka di sudut ruangan dan langsung ambil boneka Mikimossss!
“boleeeeeh?”
“boleh, maaass”

Kata dokter, kenapa ke dokter gigi anak penting sejak dini? Karena banyak sekali perawatan salah yang menyebabkan gigi cepat rusak. Dari makanan dan cara menyikat gigi..

Makanan manis, susu botol, asi, semua itu bikin gigi cepat rusak kalau tidak rajin dibersihkan.
Sikat gigi bukan pada waktu mandi, ya ibu2 hihi… Minimal itu sehabis sarapan pagi dan sebelum mau tidur.. Lebih baik lagi kalau setiap habis makan berat hehe..
Kalau malam, habis nyusu kan biasanya anak tidur yaah.. Langsung dibersihkan saja giginya.. Pakai kasa boleh, pakai tisu khusus gigi di mothercare juga bisa..

Jadi pengrusakan gigi itu urutannya: pertama sisa2 makanan yang menumpuk, lalu menjadi noda putih yang sudah larut bersama email gigi, menjadi coklat, lalu perlahan mengikis samping2 gigi.. Gigi jadi rapuh dan tipis.. Lama2 bisa hilang..

Lalu tante dokter periksa giginya Anelka. Anelka dipangku mas Anvid sambil tiduran.. Dari rumah aku udah bilang terus kalau giginya dia nanti mau diperiksa. Tetap aja nangis, karena mulutnya dipaksa buka.. Dia kan gak suka dipaksa hehe.. Tapi ya nangis biasa aja sih, nggak berontak. Tante dokter hanya membersihkan giginya aja sebentar. Setelah selesai, Anelka cuek aja main mikimos lagi πŸ˜€

Saya dikasih resep seperti pasta gitu, untuk dioles di gigi. Katanya sih agar giginya kuat dan nggak bertambah buruk dari yang sekarang. Karena di giginya Anelka udah mulai tumbuh noda2.. My mistake! Akhir2 ini nggak rajin sih bersihinnya..

Lalu dokter juga menyarankan aku beli pasta gigi merk Pigeon yang gampang dicari dan dibeli dimana2.. Pigeon itu sudah free fluoride dan detergent, sehingga aman kalau tertelan.. Anelka belum bisa kumur soalnya..

Begitu, cerita dari dokter gigi..
Menurut aku, cari aja dokter gigi anak dimana aja. Gak perlu yang antri berbulan2.. Toh baru hanya dicek dan konsultasi aja.. Lalu instead of beli pigeon, aku beli pasta gihi merk Baby Ganics di Mothercare karena di tubenya banyak informasi yang lebih meyakinkan haha.. gak usah ditiru yaa.. ini emang aku aja yang ribet kok πŸ˜‰