Posted in My story

Menyesal teramat dalam…

Sekitar 50menit yang lalu, saya melewati perempatan mampang, dari arah balai kartini hendak ke arah tendean..
Tersentak sedih mendapati seorang ibu, sedang hamil besar membawa kardus bertuliskan “Mohon bantuan biaya bersalin/melahirkan seikhlasnya” seperti tampak di foto..
Asumsi saya, dia tidak berpura2. Bentuk perutnya sangat persis seperti orang hamil.. Air mukanya penuh dengan kebingungan..
I wish I could help 😥

Yang bikin sangat sedih, saya gak sempat mengambil uang di dompet untuk diberikan ke ibu ituu.. Lampu sudah keburu hijau, uang di mobil pun sedang habis. Sehingga hanya sempat memberikan kepingan logam yang dapat secepatnya saya temukan..

Sediih sekalii.. Sebagai orang yang sedang hamil 8bulan, aku terus membayangkan bagaimana ibu itu bisa melawati masa sulitnya 😦

Akhirnya kuputuskan untuk mutar balik di tendean, sambil mengeluarkan dan menyiapkan uang dari dompet yang kugenggam di tangan..

Sampai tempat tadi, ibunya sudah tidak ada.. Aku berkendara pelaan, celingukan, si ibu gak bisa kutemukan di mana2 dengan mataku :(((

Aku sedih sekali.. Mood baik hilang seketika berganti harapan dan doa untuk ibu ituu..

Semoga Tuhan selalu menjaganya.. Semoa ia dan bayinya nanti lahir sehat, selamat, sempurna..

Maafkan aku ya, Bu…

Posted in Uncategorized

Dan diapun mengerti :’)

Sejak awal masa kehamilan, sejak belum membaca forum2, artikel, buku dll, kami sudah sering mengajak bicara janin dalam perut yang dinamai #kakakbayi

Kami selalu merasa ada kehidupan di dalam sana yang hanya berjarak sekian cm namun tak dapat disentuh..
Kadang aku tertawa sendiri, bahkan menangis haru ketika ‘berbincang’ dengannya :’)

Menjelang 20minggu, mulai ada hentakan2 dari dalam. Kami makin gembira lagi.. Semakin merasa ia hidup, semakin merasa nyata..
Kakak juga pintar, bisa diajak bicara dan mengerti (menurut kami).

Sekarang usia kehamilanku sekitar 30minggu. Suamiku sedang di Singapura selama 4hari untuk bekerja. Tadi malam ia telfon, ingin berbicara dengan kakak.

Aku bilang, kakak sudah tidur (karena tidak ada gerakan dan memang sudah jamnya dia biasa tidur, sudah larut malam). Tapi suamiku maksa. Akhirnya aku loud speaker lalu aku dekatkan ke perut biar kakak bisa mendengar suara ayahnya.

Setelah ayahnya berbicara beberapa kalimat, lalu bilang “peluuuuukk buat kakak” kakakpun bergerak2 sampai perutku penyok seolah mengerti (paling tidak aku menganggapnya begitu). Lalu kakak diam lagi.. Diaam teruss sampai ibunya tertidur sekitar 1jam kemudian.

Buat sebagian orang, ada yang menertawakan perilaku kami yang suka mengajak bicara perut. Tapi gpp, karena kami tahu Dia mengerti, #kakakbayi mengerti :’)

Posted in Uncategorized

Berat badan kurang?

As the story before, waktu USG 4D kan aku bilang yah kalau berat #kakakbayi kurang.. Nah weekend kemarin waktunya cek up bulanan dengan Dr.Ridwan.
Karena cuma berjarak 4hari jadi gak berbeda jauh hasil pemeriksaannya. Untuk masalah berat badan, dokter cuma bilang:
“ya ini memang kurang, tapi gak sampai batas garis bawah. Gak perlu minum obat”
“setelah dicek aliran darah tali pusat dan aliran makanan dari ibu ke janin, ini normal semua. Gak ada penyumbatan, gak ada kelainan. Kalau memang karena faktor genetis ya gak bisa diapa-apain”
“kadang Tuhan tau kok, kalau panggul ibunya kecil gini, anaknya besar2 ya nanti lahirnya susah”

I don’t know about you, tapi buat aku, dengar penjelasan macem2 dari dokternya itu cukup melegakan. Dibanding tau2 dikasih obat penambah berat badan janin. Yang penting aku tetap makan teruss.. Tetap makan eskrim literan teruss :))

Ambil positifnya aja,
– suamiku lahir 2,4Kg
– aku lahir 2,8Kg
– badanku emang kecil
– bisa “dibesarin” di luar

Terakhir dokter bilang, target berat badan kakak untuk cekup berikutnya (4minggu lagi) mesti naik 600gram.
We’ll see :’)

Posted in Preggos

USG 4D 2011

Usia kandunganku sekarang sekitar 29 minggu atau berada di minggu ke30 (kalau dihitung dari haid terakhir). Selama kehamilan, aku checkup rutin di KMC dengan Dr.Ridwan and i’m very happy with this doctor. Hanya saja, alat USG untuk periksa 3D/4D di sana sedang rusak 😦 jadilah aku cari2 alternatif lain untuk USG 4D.
Kebetulan kemarin suamiku cuti, jadi aku cari rumah sakit yang bisa USG 4D di hari itu.. Setelah telfon beberapa rumah sakit yang cukup recommended, jadilah aku memilih YPK Mandiri di Menteng.
Sebenarnya dokter USG 4D handal yang sangat terkenal di sana itu Bambang Karsono yaa, tapi dengan wAiting list sebulan, keburu kakakbayi gak kelihatan hihi..
Jadilah aku kesana, daftar dengan salah satu dokter. Karena aku pasien baru di sana, daftar dulu, dan dapat nomor antrian 16! Dan antri sebanyak itu sebentar sekali dibanding dengan KMC. Hanya memakan waktu ‘hampir’ 2jam! Kalau di KMC bisa sampai 4jam lebih..

Antara senang dan bertanya2.. Kok sebentar yaa? Gak cukup informatif atau gimana dokternyaa?
Tiba giliran aku, sambil deg2an banget gak sabar ngeliat kakak, sambil terus ngomong sama dia biar mukanya gak diumpetin :’p
Alhamdulillah, langsung kelihatan.. Senang dan terharu liatnya.. Yang selama ini ‘diajak makan sama2′ , yang nendang2 dan bikin geli perut akuu hihi..

Sepengalamanku di sana, gak seperti yang direkomen orang2.. Sebelum aku memutuskan ke sana dan daftar dengan dokter itu, aku googling terus2an sampai akhirnya cukup ngerasa nyaman karena reviewnya bagus..

Tapi menurutku aku sih kurang suka hehe.. Dokternya kasar.. Biar kakak gerak dia tekan2 perutku kencang.. Dr.Ridwan juga melakukan hal itu, tapi halus, lembut.. Ini perutku terasa nyeri kemarin..
Lalu dia juga periksa 2D seperti kamar jantung, lambung, dll which is aku sudah pernah diperiksa dengan Dr.Ridwan 2bulan lalu.. Jadi gak surprise lagi dengarnya..
Yang terakhir, setelah merasa kakak beratnya kurang 200gr, dia kasih aku resep obat untuk menaikkan berat badannya kakak.. Hal yang gak akan dilakuin dokter2 di KMC kayaknya hehe.. Karena KMC rumah sakit yang RUM (rational using medicine) jadi kalau gak terpaksa banget gak akan kasih obat 🙂

Biaya USG 4D di YPK:
Aku agak lupa nih rinciannya.. Cuma ingat totalnya Rp.895.000
Kalau gak salah,
Biaya 4D: 670.000
Registrasi pasien baru: 20.000
Dokter: 225.000
Sisanya lupa ada biaya tambahan apa..
Itu gak sama obat yaa, karena aku gak tebus obatnya..

Jadi kesimpulanku dengan pengalaman rumah sakitnya, umm masih jatuh cinta dengan KMC :’))))

Posted in Preggos

Finally! ‘mengintip’ kakakbayi :’)

Hihi.. Sembari menikmati detik tiap detik, keajaiban demi keajaiban selama masa kehamilan, akhirnya tiba waktunya kami USG 4D.
Sebenarnya gak terlalu perlu ya, dokterku pun tidak terlalu menyarankan.. Beliau hanya bilang “percuma, nanti kamu juga gak ngenalin.. Yang penting itu periksa dalamnya, ada kelainan/tidak..” kurang lebih seperti itu..
Tapi ya namanya hamil anak pertama, tetap aja pengen yaaah hihi..
So, this is Kakakbayi (kami biasa memanggil begitu, karena dia anak pertama). Semua orang termasuk dokter bilang mirip sekali dengan mamanya.. Well, aku kok ya gak bisa lihat miripnya dimana yaah hihi..

20111202-134027.jpg20111202-134038.jpg20111202-134611.jpg

Mengenai biaya dll, akan aku jelaskan di post berikutnya yaah 🙂