Posted in sekolah

Sekolah Victory Plus (SVP)Β 


Rasanya nggak fair kalau aku nggak menuliskan pengalaman Anelka selama bersekolah di sini. Padahal sekarang sudah masuk tahun ke tiga.

I might say, it’s not perfect, but this is the best school i can find in Bekasi for Anelka. Aku dateng ke sekolah ini 5x sejak masih hamil Anelka sampai akhirnya memutuskan bayar dan join πŸ˜‚


Nggak mudah buat aku memutuskan untuk komitmen jangka panjang. Bismillahirrohmanirrohiim.. Alhamdulillah cocok. So far aku senang sih di SVP. Komplain pasti ada. Hari pertama masuk sekolah di 2014 aku udah komplain πŸ˜‚ Dan mereka menanggapi dengan cepat, tanggap, dan aku lihat banyak improvement banget di berbagai hal. Masukan kita didengarkan dengan baik, jika mungkin dikabulkan.

Yang bikin aku kagum, pertama kali masuk di kelas toddler (2thn), murid2 ditemani orangtuanya di kelas selama seminggu kecuali Anelka. Kupikir waktu itu, kenapa gak langsung ditinggal aja toh dia udah ngerti kalau sekolah kelas toddler ya memang sendiri. Ibu menunggu di luar. Minggu kedua, semua orangtua tadi serentak meninggalkan anaknya di kelas. Heboh lah semua.. Anelka yang nggak pernah nangis sama sekali di sekolah jadi ikutan nangis karena 14 teman lainnya nangis semua. Pada waktu itu guru kelas kalau nggak salah ada 4. Nggak tau dateng dari mana, sambil ngintip kuhitung ada 9 miss yang menangani anak2 termasuk kepala sekolah πŸ˜‚

Ada anak yang keliling sekolah mencari mamanya. Ada yang diajak main ke playground luar, ada yang main iPad. Heboh semua πŸ˜… Tapi aku gak nyangka sih.. 9!! Yup, mereka seserius itu.

Days at SVP

Ada sekumpulan ibu2 berlabel PSG (Parent support group) yang seringkali membuat kegiatan2 rutin di sekolah. Misal ada yoga, pengajian, tausiyah, doa rosario, cooking class, parenting seminar dll dll..

Dari sekolah juga rutin mengadakan PALS (Parents as learners), baby sitter class, ya seperti kelas2 parenting gitu lah. Aku sebisa mungkin datang kalau ada acara kayak gini. I think we need to support the community. Jadi meski sendiri, temen2 deketku gak ikutan, aku tetap datang. Why not?

When in doubt

Kalo ngomongin cara belajar, report, prestasi, dll mungkin hal kayak gitu bisa ditanya ya ke admission atau ke guru2nya langsung saat open house. Tapi informasi pengalaman sebagi murid yang kadang susah didapat.

Selama ini kalau aku merasa ragu dengan SVP, sering kali dengan datang ke acara tadi seperti merecharge trustku lagi. Dengar kepala sekolahnya ngomong jadi ingat lagi visi misinya SVP, goalsnya, profilenya. Bikin yakin lagi why i should put my kids here. Why IB curriculum.

Di berbagai kesempatan juga sering kali aku ngobrol dengan orangtua2 senior yang anaknya sudah di smp sma. Sekedar nanya gimana perkembangan anak2 mereka.. Apakah sesuai dengan yang diharapkan? So far dari aku ngobrol2 sih semua puas. Dengan karakter anak2nya, dengan perkembangan kepribadiannya, mereka puas dan bangga with everything their kids are becomes.

Beberapa kali aku ngobrol juga dengan anak sma di sana. Berbagi pengalamannya selama di SVP. Dia pernah kemana aja, punya pengalaman apa. Somehow aku terharu dan gak sabar menanti Anelka mengalami hal menyenangkan seperti itu.

Kalau boleh milih, aku ingin menyekolahkan anakku di Cikal sejak bayi-TK tapi tingkat selanjutnya pilih SVP 😁

Mungkin banyak orang berfikir “ngapain sih sekolah mahal2, sekolah negri juga bisa kok masuk PTN. Sekolah biasa juga bisa kok kerja di perusahaan ternama”. I know. Tapi pengalamannya? Pengalaman dan kesempatan yang didapat anak2 di tiap sekolah kan beda2. Dan aku percaya pengalaman itu ikut membentuk karakter mereka. That’s why aku percayakan Anelka di SVP untuk bisa merasakan pengalaman seeeeebanyak2nya.. Seeeeeekaya2nya.. It makes him, him.

SVP sedang dalam proses mengurus DP alias Diploma Program. Selama ini di SVP masih pakai Cambridge untuk kelas 11-12. Tapi gak lama lagi akan jadi DP kok. Jadi semoga gak ada lagi yaaaa yang bilang SVP itu sekolah IB abal2 atau ecek2 karena programnya gak full sampai DP. It never to be like that. You can check it out at IB website atΒ http://ibo.orgΒ .

Btw SVP tuh kalo gak salah di penilaian terbaru jadi sekolah IB paling tinggi loh nilainya se Indonesia tapi aku mesti make sure dulu sih takut salah ngomong πŸ˜‚

Posted in sekolah

Open House Sekolah Victory Plus (SVP)

Sebenernya SVP ini kandidat kuat untuk calon SD-SMA nya Anelka kelak. Bikin plan dana pendidikannya pun pakai harga SVP ini hehe.. Pertimbangannya, sekolah IB yang paling dekat rumah (meskipun jauh juga mesti ke bekasi). Tapi kalau mas Anvid tau2 ke Finland, that’s another story hihi *doa kenceng*

Waktu itu cari IB school list di Jakarta di sini lalu yang paling lumayan terjangkau ya SVP ini.. Akhirnya googling dan lihat-lihat websitenya, cari info forum, datangi sekolahnya deh.. Lokasinya ini persis di sebrangnya Al-Azhar Kemang Pratama. Masuknya dari parkiran ruko. Walaupun gak seluas Cikal, tapi teduh dan nyaman juga. Sayang, parkirannya jalanannya masih jelek belum beraspal.

Dua minggu lalu sempat datang ke OHnya.. Sampai lobby, kami disambut di meja registrasi, lalu diantarkan ke sebuah ruangan untuk dijelaskan rinci secara perorangan. Jadi gak pakai presentasi, ngobrol biasa aja, bebbas bertanya apapun dijelaskan sampai puas..

Selesai dari sana, kami diantar berkeliling sekolahnya. Karena kami datang untuk tingkat kelas preschool – TK, maka berkelilingnya di area bawah saja. Padahal penasaran juga di rooftop sepertinya ada semacam kubah lapangan olah raga gitu..

Fasilitas
Indoor play area.. Banyak mainannya tapi sepertinya nggak terlalu bersih. Outdoor playground, kolam tapi bukan kolam renang. Yaa bisa lah buat anak2 preschool main air.. Library nya besar dan bertingkat. Klinik UKSnya bagus, lebih besar dari punya Cikal. Ada Lift. Umm apa lagi yaa? Jadi menyesal nggak berkeliling.

Kurikulum
Untuk toddler, pakai montessori method. Suasana kelas beneran dibikin seperti kelas montessori. Bukan montessori jadi2an yang kalau anaknya mau ke “montessori area”, harus pindah ruangan πŸ™‚
Tapi kelas toddler di SVP ini juga nggak menggabungkan murid dari range umur yang berbeda. Padahal montessori method itu harusnya 1 kelas ada anak dari berbagai umur.
Kelas Nursery sampai SMP atau MYP, mereka pakai IB. SMA, mereka pakai Cambridge. Karena katanya mahal sekali kalau pakai IB.
Umm dari baca2 forum sih katanya IB justru yang penting di kelas 11,12.. Berarti nanti harus cari alternatif lagi buat Anelka (kalau nggak jadi ke Finland sih *teteup* ).

Biaya
Ini untuk tahun ajaran 2013/2014 yahh..
Toddler: 2thn
Nursery: 3thn
EY1: 4thn
EY2: 5thn
Toddler-Nursery submissions fee 8,000,000 tuition 12,370,000
Nursery submissions fee 6,000,000 tuition 12,370,000
Toddler-EY2 submissions fee 25,000,000 tuition 12,370,000
Nursery-EY2 submissions fee 20,000,000 tuition 12,370,000
EY1-EY2 submissions fee 18,500,000 tuition 20,770,000
EY2 submissions fee 10,500,000 tuition 20,770,000

Di sini kelihatannya suasana kelas nggak seramai dan nggak sekreatif Cikal. Tapi di dalam ruangan kelas SVP ada kamar mandinya yang disesuaikan dengan ukuran anak2.. Sayang aku nggak ambil fotonya 😦 bahasa yang digunakan, bahasa Inggris dan Mandarin. Lalu setiap habis melakukan kegiatan apapun, setiap murid mengisi di lembar kegiatan bagaimana perasaan mereka terhadap aktivitas itu. Saya suka kebiasaan ini. Membuat anak terlatih untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan. “Rasa” kan tidak hanya suka atau tidak suka saja πŸ™‚
Kemarin waktu ke sana, kelas PYP sedang ada exhibition. Mereka masing2 membuat kelompok, lalu bebas mengambil tema apa saja untuk membuat project agar bisa dipamerkan. Menarik!

Ini ada sedikit foto2.. Nggak menggambarkan kesuluruhan sekolah sih, tapi semoga berguna πŸ™‚

20121119-212002.jpg

20121119-212010.jpg

20121119-212022.jpg

20121119-212042.jpg

20121119-212051.jpg