Uncategorized

Dia yang senyumnya menyembuhkan..

Seriously, katanya kan Tuhan ada lah sebaik2nya prasangka. Kemudian, cerita ini adalah prasangkaku.

Sudah cerita di sebelum2nya, akan punya anak ketiga itu beraaaat banget buat aku dan mas Anvid. Ya waktunya ya perhatiannya ya tenaganya ya uangnya ya semuanya 🙈

Jadi dari awal beraaaaaaat banget ngejalanin kehamilannya.

Tapi begitu dia lahir, aku seketika jatuh cinta!

“bukannya setiap ibu begitu ya?”

Nggak buatku tuh.

Sejak lahir Anelka aku nggak bisa nangis2 terharu bahagia happy punya anak. Butuh waktu untuk bisa akhirnya jatuh cinta. Aku merasa nggak kenal, ini siapa yang di atas dada gueeee? 😂 Padahal Anelka satu2nya anak yang pualiiiing banyak diajak ngomong sejak dalam kandungan. Ya dibacain buku, ya diajak curhat. Setiap hari!

Tapi beda sama Angkasa.

Mas Anvid sendiri bilang gini

“Ini satu2nya anak kamu yang langsung kamu cium dan kamu sapa lho yang setelah lahir.. Kamu kayak udah kenal gitu. Beda liatnya”

Hah masaaa?

Aku nggak ngeh dan nggak disengaja. Tapi mas Anvid yang dampingin lahiran 3x dalam keadaan sehat dan waras pasti lebih ingat dari pada aku.

Tapi rasanya memang beda…

Yang paling banyak dikomentarin orang begini (yah paling favorit memang selalu komentar fisik tapi kenyataan);

“Yaampuun kok dia lucu banget sih. Dia paling putih yaa paling terang”

Sambil ngasal aku jawab

“Iya soalnya Tuhan tau biar ibunya gak kesel kecapekan ngurus anak banyak jadi dikasih yang lucu biar seneng liatnya”

Beberapa kali aku jawab hal yang sama trus jadi mikir sendiri..

Iya yaaa, dalam ketidak terimaanku kalau punya anak ketiga tapi mungkin Tuhan juga kasih aku kemudahan yaa lewat si bayi ini..

Melahirkan cuma 11menit sejak sampai rumah sakit dengan santai dan gak sakit sama sekali.. Kontraksi yang biasa aja..

Datang sebagai penyeimbang di tengah keluarga dengan tanggal lahir sama seperti eyangnya.

Kemudian dia lucu banget lagi…

Dan bener aja, beberapa kali aku lagi marah kesel capek, trus liat muka dia eh dia senyum dengan lucunya. Ya aku jadi senyum juga adem lagi.. Gak kuat, mukanya lucu banget.

Baru kali ini aku merasa begini. Jatuh cinta sama anak sendiri pada pandangan pertama 😂

Jadi yaudah, aku mau berprasangka kepada Tuhan. Aku mau berfikiran bahwa Tuhan sengaja memberikan aku Angkasa yang super lucu ini untuk memberikan oase di tengah kepenatanku mengurus anak tiga 🤣

Anak yang bisa bikin aku ketawa kalo liat mukanya dan luluh nggak marah lagi meski sebelumnya anak ini nggak dinanti.

Terima kasih banyak, Tuhan-ku yang Maha pengasih lagi Maha penyayang udah kasih anak yang senyumannya kayak begini 😍😍

Hih gmzzz.. Paling nggak buat aku, ibunya sendiri 🤣

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s