Jalan jalan, Pulau seribu, traveling

Ke Pulau Seribu Bersama Anak

Sebenernya udah sejak belum ada Ameesha mau ajak Anelka ke pulau seribu. Waktu itu berencana sewa boat bareng teman2 sekolah tapi entah kenapa mundur2 terus akhirnya nggak jadi deh. Lalu rencana ini menguap entah kemana.

Nah pas banget sejak bulan lalu sehabis Anelka pinjam buku di perpus sekolah tentang Coral reefs dan Anemone dia jadi penasaran banget. Btw ini aku udah post di instagram bukunya. Scroll cari aja di @iniAy . Pas banget juga ngobrol2 sama mas Anvid kangen banget sama beach/island life yang gak ada apa2, santai2, gak mikir apa2 dan waktu berjalan lambat. Udah pas kan tuh cocoklogy-nya wkwk..

Cari2 info dan ternyata susah banget. Rata2 websitenya yang tersedia dari tour. Kalaupun ada, kebanyakan yang back packer kesananya. Bukan yang liburan bersama anak. Pernah lihat di instagram beberapa bulan lalu ada yang ke Pulau Sepa sama anaknya. Cuma aku mau tau perbandingannya dan mesti milih yang mana sih di antara pulau2 ini..

Jadi di Pulau Seribu itu kurang lebihnya ada:

Pulau resort

1. Pulau Bidadari

2. Pulau Ayer

3. Pulau Bintang

4. Pulau Pelangi

5. Pulau Putri

6. Pulau Sepa

7. Pulau Macan

8. Pulau Pantara

Jangan tanya H island yang hits, karena itu property pribadi. Sewa sama yang kenal atau coba tanya sama tour and travel aja siapa tau ada yang kenal.

Pulau berpenduduk yang menyediakan homestay

1. Pulau Pramuka

2. Pulau Tidung

3. Pulau Harapan

4. Pulau Pari

Sisanya pulau kosong yang gak berpenghuni atau dihuni oleh penjaga2nya aja. Biasanya buat hoping island bisa mampir2 ke sini.. Aku nggak bisa kasih link untuk masing2 pulau di atas karena semua link yang ada dikelola individu/swasta/tour and travel bukan resmi dari Pemda. Jadi silahkan di browsing aja ya..

Dari 8 pulau resort itu, semua punya fasilitas dan paket beda2. Silahkan browsing dan cocokkan sendiri dengan kebutuhan dan budget. Akhirnya aku coret Pulau Bidadari dan Pulau Ayer karena jaraknya masih dekat dengan Jakarta (pulau Jawa) sehingga airnya belum jernih dan ikan serta coral juga belum banyak. Aku coret Pulau Macankarena dia eco resort sehingga nggak pakai AC Hut2 maupun Bungalownya. Maklum, yang punya/kelola bule. Aku coret Pulau Pantara juga padahal dia paling bagus buat snorkeling karena letaknya paling ujung dan paling jauh. Durasi speed boat 2jam kalau yang langsung ke sana bukan kapal tumpangan yang berhenti2 di banyak pulau. Sisa Pelangi, Bintang, Putri, Sepa. Pulau Bintang satu manajemen sama Putri, kalau mau main juga di Putri. Sepa sempet mupeng karena liat di instagram jaman dulu Indah kalalo waktu anak pertamanya masih bayi dia kesana dan bagus. Sebelum puasa juga Giring sekeluarga ke sana dan baguss.. Ada mancing cuminya malem2 seru banget..

Tapi dipikir2, tujuan utama kan coral reefs dan anemone akhirnya kami milih Pulau Putri dengan pertimbangan fasilitas:

1. Punya sea tunnel atau aquarium bawah laut. Meski ini buatan dan hanya berjarak 5m ke bawah, tapi sensasi melihat aquarium di bawah laut tentu berbeda buat Anelka dibanding lihat di aquarium buatan seperti Jakarta Aquarium/ sea world.

2. Cuma Pulau Putri yang punya glass bottom boat. Kupikir ini ngebantu Ameesha yang belum bisa snorkeling tapi bisa ikutan lihat anemone. Dan ternyata bentuk kapalnya beda jauh bukan seperti yang aku pernah naik di gili, Lombok 😅

3. Ada sunset cruise. Naik boat menjelang sunset. Kalau beruntung bisa lihat dolphins. Tapi kemarin kami nggak lihat sih..

4. Ada waterbom mini 😂 Lumayan naik perosotan langsung menuju laut.

5. Nggak terlalu jauh kalau mau ke snorkeling spot.

Sudah bulat keputusan ke Pulau Putri baru aku cari2 tour and travel. Harga bisa beda2 antara satu dengan yang lain. Sayangnya memang harus begini, nggak bisa direct langsung ke Pulau Putri kecuali tamu regular yang sudah sering ke sana jadi sudah kenal.

Seandainya menginapnya di Pulau Homestay atau di Pulau lain selain Putri, bisa juga bermain ke Putri tapi perorang bayar 250rb untuk masuk ke pulau ini. Dulu sempat hanya bayar 50rb saja, akibatnya banyak yang ke sini dan tamu2 jadi terganggu. Karena ini pulau resort.

Kemudian jangan kaget karena untuk main ke Pulau Seribu yang masih satu propinsi dengan DKI aja ternyata mahal 😂 Mereka mengenakan charge perorang untuk paketnya. Jadi bukan dilihat sewa perkamar yaa.. 1 kamar kalau orangnya 4 ya biaya itu dikalikan 4.

Silahkan browsing sendiri untuk harga paket dari tour and travelnya karena aku juga nggak terlalu rekomen travel yang aku pakai. Basically travel2 ini cuma menghubungkan kita dengan pihak transportasi yaitu speed boat yang mengantar kita kesana dan pihak hotel untuk reservasi kamar. Udah sih itu aja. Selebihnya semau kita aja mau ngapain di Pulau. Semuanya sudah diatur jam2nya sama manajemen Pulau Putri kalau mau ikut fasilitasnya itu. Jadi pakai travel mana aja nggak ngaruh. Beda harga aja, menurut aku.

Untuk itinerary dan kegiatan kami selama di Pulau Putri akan aku post di postingan berikutnya yaaa.. Bisa klik di sini

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s