Anelka, Parenting

My grown up little man

Si easy boy yang fleksibel dan gak pernah nyusahin. Semuamua gampang dan lancar sama dia. Dari ngelahirin yang super gampang, nyusuin yang gak pernah punya masalah lecet atau berdarah, makan baik2 aja, menyapih semudah memasak mie instan, toilet training yang gak menguras emosi, dan keseharian yang menyenangkan meski gak selalu mulus.

Gak terasa ini anak sudah bertambah besar. Karena bersama tiap hari jadi suka gak notice perubahannya. Baru ngeh berapa bulan belakangan kalau kami diskusi jawaban2 dia melebihi yang aku kira. Seringnya kasih solusi di permasalahan sehari2 yang sebenernya aku gak minta tapi dia kepikiran sendiri.

Senang sekali punya anak berinisiatif tinggi begini. Salah satu bekal untuk jadi kepala keluarga nanti. Aku baru sadar kalau skill problem solvingnya sedang berproses terasah baik. Aaaahh ibu bangga, mas ❤️

Bulan lalu ada wacana kalau dia dan adiknya sudah harus berpisah tidur dengan ibu. Karena dalam Islam, dianjurkan umur 6thn sudah tidak tidur bersama ibu dan ayah. Meski masih 6bulan lagi, tapi gak ada salahnya bersiap2.

Sebenarnya Anelka sudah tidur pisah kamar sejak umur 2 di rumah yang lama. Tapi sejak pindah rumah di umur 3, balik tidur sekamar lagi berempat meski pisah ranjang.

Wacana yang belum terlaksana dan belum sempat2 merapikan kamar dia, tau2 di suatu hari di minggu lalu, aku bangun tidur sore2 kamar sebelah sudah rapiihh dia kerjakan sendiri.

Gak ketemu seprei di lemari kamar, dia berinisiatif menjadikan bedcover sebagai pengganti. Ditata rapiiiii sekali di atas kasurnya lengkap dangan 4 bantal bertumpuk 2 untuk dia 2 untuk adiknya lengkap dengan 2 guling milik mereka juga.

Sekalian tempat sampah dia taruh di dalam kamar, keranjang pakaian kotor, minum kalau dia haus, dan beberapa helai tissue ambil dari kotak tissue kamarku katanya just incase dia bersin2 atau mau ngelap sesuatu 😭 Yaampun aku terharuuuu… Kok bisa2nya kepikiran tissu 😅

Beneran gak ada yang suruh atau ajarin apalagi bantu. Paling Ameesha ngintilin aja ikut2an. Since then, mereka berdua tidur di kamarnya and left us parent alone with an awkward feeling. Krikk krikkk 😂

Semoga ibu dan ayah bisa membekali kamu dengan nilai hidup yang baik ya, mas.. Semoga kami membesarkan kamu dengan cukup. Ibu selalu berdoa agar ibu dan ayah diberikan umur panjang sehingga bisa terus membesarkan dan mendampingi kamu sampai waktu yang lama. Semoga Tuhan mengizinkan 🙂

Advertisements

1 thought on “My grown up little man”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s