Posted in Uncategorized

The attitude

Pasti sering banget yaa baca ‘aturan main’ cara menyebarkan berita. Biasa lah, dicross check dll dll..

Tapi yaa yang sering nyebar aturan main itu juga kadang keceplosan juga nyebar kabar hoax 😁 oops!

Kemarin itu ada 2 hal yang potensial banget bisa dijadiin penyebaran hoax.

1. Pernyataan menkes soal Asi

2. Ricuh2 demo taksi, yang berujung berantem sama supir gojek

Aku nemu ini

  
Udah banyak yang koreksi juga kalo judul berita tuh akal2an tempo aja biar heboh. Malah akhirnya Tempo bikin permintaan maaf dengan merubah judul beritanya.

Kalo baca sepenggal mungkin sebagian orang udah berapi2 duluan kali yaaa..

Kutemukan salah seorang model/artis/selegram dia posting foto ini dengan caption marah dan kekecewaan. Banyak yang komen klarifikasi bahwa itu bukan berita yang sebenarnya. Dan yang dia lakukan adalah menghapus postingan tersebut lalu menggantinya dengan ini

   
 
Salut. The positive vibes. Nggak tau deh orang2 lain gimana yang udah posting dan marah duluan juga.

Banyak lagi yang posting ini

  

   
Parahnya, udah dikasih tau bahwa itu fitnah. Ibu itu terluka waktu bentrokan dengan para tukang ojek. Bapak yang meninggal itu kecelakaan lalu lintas masihh aja loh gak peduli.

Komen yang ngasih tau hal yang sebenarnya malah dihapus. Ada lagi yang  membalas komen tapi tetep bilang “ya tapi kan jelas2 ada videonya bluebird mukulin gojek” 😳 wtf. How ignorant.

Ajaibnya lagii, komen2 bawahnya banyak yang kaget lalu reaksi berlebihan seperti haaah masa sihh? Haah itu dibunuh? Ya allah itu ibu2 😭😭😭 bahkan sampe mensyen Jokowi dan Humas Polri.

Duh plis deh.

Memang segitu gampang diprovokasinya ya, kita? No wonder isi facebook penuh dengan link2 busuk yang provokatif menjelang pemilu. Dan ada aja  lagi yang nganggep itu berita benar.

Guys, please. 

Di al-quran aja jelas2 perintah pertama itu iqro. Bacalah. Kalau gak salah disebutkan sampai 30 atau 33 kali gitu di al-quran. Baca kan ya gak cuma pakai mata yaaa… More than just reading the sentence. Please please do.

Can we just not that selfish and be more concern bahwa berita hoax yang disebarkan itu bisa berakibat lebih luas lagi bagi orang lain. Menyebarkan fitnah kan juga bahaya. Can we???

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s