4 bulan

Nonton bioskop. Ajak Anelka? Oh judge me..

Sebenarnya agak ragu cerita hal ini.
Di luaran sana seperti “aib” rasanya kalau melakukan hal untuk anak yang tidak seharusnya. Dihakimi terus menerus.
Apalagi mengajak anak di bawah umur menonton film yang bukan untuk umurnya. Kalau ketahuan, cercaan berdatangan dari segala penjuru.

Sebagai orangtua memang dituntut harus “sempurna” tanpa cela =) Tapi saya mau mengaku. Saya mengajak anak saya yang berumur 4bulan 21hari menonton The Amazing Spiderman. Judge me? 🙂

—–
Jadi ceritanya udah 6 bulan gak nonton di bioskop. Film terakhir yang ditonton itu Contraband (hasil googling cek film apa saja yang beredar di bulan Januari, saking sudah lupanya) waktu bulan Januari, sebelum melahirkan.

Entah sudah berapa banyak film yang terlewat sejak bulan itu 🙂 Tapi ikhlas kok. Yang biasanya nonton setiap weekend, karena gak memungkinkan, yasudah.

Tapi saya dan suami kangen juga pengen nonton. Dan film “The Amazing Spiderman” kayaknya worth to watch. Suami saya ingin, kalau akhirnya kami menonton lagi, harus film unggulan sekalian.

Ok, pertama mikirin Anelka.

Gimana caranya? Stok ASI gak punya. Habis waktu Anelka kena Common Cold kemarin, dan saya memang gak nyetok ASI puluhan/ratusan botol karena selama ini saya gak ada keperluan pergi2 yang harus meninggalkan Anelka. (Tetap perah dong, untuk optimalkan produksi ASI. Yaudah kenapa sih kalau saya gak mau meraaah? :/ )

Pengen ajak keluarga, entah Adik, Mama, sepupu atau siapa aja yang bisa jagain Anelka di restoran misalnya, selama aku ada di dalam untuk nonton. Tapi kok ya waktunya gak pernah cocok sama mereka.

Gimana ya? Ajak Anelka nonton aja apa?

Oh no..

Sering denger anak kecil nangis di dalam bioskop yang ganggunya minta ampun. Kalau nanti kami yang jadi penganggu itu gimana?

Nonton film yang gak semestinya. “The Amazing Spiderman” film untuk remaja (inisial R stands for Remaja? Cmiiw). Meskipun saya lihat ada beberapa orang tua yang bawa balita dan anak di bawah umur remaja, saya merasa kok gak tepat ya dia diajak nonton film ini. Tapi kan dia belum ngerti? ~Ego

Akhirnya kami memutuskan mengajak Anelka nonton bioskop dengan perkiraan akan di-judge orang:
– Berisik ada bayi nangis
– Suaranya kan kenceng. Gak kasian apa sama telinganya?
– Belum cukup umur. Bukan film untuk anak2
– Gimana sih orangtuanya? Egois amat.

Ternyata?
Surprisingly berhasil!! :’)

Anelka sukses ada di bioskop 2,5jam tanpa nangis, tanpa teriak, tanpa berisik. Dia menyusu, lalu tertidur. Bangun dan menonton filmnya. Celingak celinguk terkagum2 dengan besarnya layar, nonton sambil duduk, atau dia berdiri di kursi.
Ada saat dimana ia mau menyusu, lalu kaget dengar Lizard ditembaki, dia buru2 melepas susunya, menoleh ke arah layar, gak berkedip 🙂

Kalau adegannya seru dia semangat nontonnya. Kalau dialog panjang, kadang agak bosan. Mensiasatinya ya susui, atau kasih mainannya.

Well, ini mungkin gak baik untuk ditiru. Tapi kalau mau mencoba mengajak bayi menonton bioskop karena gak ada yang menjaga atau apa, here’s the tips:

(Disclaimer: Anelka memang gak takut gelap, karena sejak lahir – usia 4bulan menjelang waktu tidur malam sampai pagi, lampu kamar selalu dimatikan)

1. It’s all about timing
Kita paling tau deh kebiasaan anak kita sehari2 kayak gimana.
Untuk Anelka, aku pilih jam 4 sore. Karena biasanya waktu dia untuk main atau tidur sebentar. Kalau nonton di atas jam 18:00 udah nangis2 pasti.

Sampai MOI sekitar jam 2. Terakhir Anelka menyusu ya jam 2 itu. Kami makan siang, lalu putar2 mall. Sengaja bikin Anelka ngantuk dan agak lapar. Dengan harapan, begitu masuk bioskop, dia menyusu dan langsung tidur.

2. Pilih tempat duduk di row A pojok.

Row A, karena menurut saya, kalau bayinya bosan, ingin digendong, kita bisa leluasa menggendongnya sambil berdiri, tanpa ada yang merasa terhalang.
Pojok, karena saya kasih ASI, jadi bisa leluasa menyusui tanpa takut terlihat. Saya gak pakai apron, karena Anelka suka risih, dan saya gak mau ambil resiko ‘berdebat’ sama dia untuk mau ditutupi apron di saat orang2 gak berharap mendengar suara apapun selain dari cerita di layar.

3. Pesan dari Blitzcard/ Mtix

Saya beli dari internet pakai Blitzcard. Ya ini karena takut kursinya kehabisan aja sih. Kalau beli langsung juga gpp.

4. Pakai baju menyusui
Maksudnya, baju yang sepersekian detik gampang di buka tutup untuk nyusuin gitu. Jadi praktis dan kalau butuh cepat, anaknya belum sampai teriak udah bisa nyusu hehe

5. Bawa mainan
Mainan kesayangannya, tapi yang gak berbunyi. Biar gak ganggu orang2. Untuk Anelka, saya bawa Luna. Boneka kain yang memang suka dia gigit dan remas2.
Mainan ini cukup membantu sih kemarin. Kalau Anelka bosan, dia duduk dipangkuan sambil remas2 Luna.

6. Siap2 kabur
Saya dan suami udah siap kabur banget. Kami pasrah kalau di tengah film mesti keluar kalau2 Anelka nangis dan mulai mengganggu. Jadi sudah perkirakan jarak ke tangga, cara keluar, dll.
Tapi, alhamdulillah kemarin gak terjadi hehe

Kemarin saya gak pakaikan Anelka earplug, karena di MOI gak ada mothercare dan toko lain gak ada yang jual. Earmuff, Anelka nyoba aja langsung gemes pengen ngelepas itu barang. Yasudah. Ternyata untuk film kemarin gak terlalu bising juga.

Pakaian, pakai baju lengan panjang dan celana panjang. Takut2 dingin 🙂

Kurang lebih itu yang bisa dibagi dari pengalaman menonton kemarin. Meskipun bukan tindakan terpuji, tapi siapa tau berguna =)

Sekali lagi, terimakasih ya Anelka, for being such a lovely boy. Ibu Ayah sayang sekali sama mas! Xoxo

Advertisements

4 thoughts on “Nonton bioskop. Ajak Anelka? Oh judge me..”

  1. salam kenal! jangan pedulikan omongan orang lah, we know what best for the baby and ourselves. Jadi asal semua hepi, jalanin aja. asyik ya udah bisa diajak nonton pasti ntar makin pede deh jalan kemana lagi ngajakin anelka.

  2. Adduuu jd pngen nnton deh mba.. terakhir nnton itu pas lg hamil.. ud 5 bulanan kynya gak berkunjung k bioskop.. 😭😭😭
    Baby ku skr usia 4 bulan tp ak ngebet bgt pngen nnton nih.. smoga aman jg kya Anelka.. hhiii..

    1. Hai mbak.. Kupikir2 kayaknya tergantung bayinya juga yaa.. Kalo adeknya Anelka ini meskipun waktunya tidur, disusuin ya belum tentu tidur.. Jadi aku pertama kali ajak adeknya nonton malah film Zootopia di umur 12/13 bulan deh kayaknya.

      Tapi emang karena aku ada yang jagain anak2 juga sih.. Good luck yaaaa semoga aman sentosa hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s